Assalamu'alaikum wr. wb..Selamat datang di blog Medical Education, Semoga bermanfaat ya guys.. Terimakasih
Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

AIRWAY MANAGEMENT

PENGERTIAN AIRWAY MANAGEMENT

Tindakan yang dilakukan untuk membebaskan jalan napas dengan tetap memperhatikan
kontrol servikal atau suatu tindakan untuk menjamin pertukaran udara secara normal. Dalam
melakuakan Airway Management terdapat 2 cara, yaitu Airway Management tanpa menggunnakan alat
dan Airway Management dengan menggunakan alat. Tujuan tindakan Airway Management ini adalah
untuk membebaskan jalan napas untuk menjamin jalan masuknya udara ke paru secara normal
sehingga menjamin kecukupan oksigenase pada tubuh.
Dalam Airway management perlu dipastikan korban sadar atau tidak ketika disapa. Jika korban
sadar maka aja bicara, jika jawaban jelas : airway bebas. Jika korban tidak sadar maka segera lakukan
pembebasan jalan nafas dan pemeriksaan jalan nafas.
Pemeriksaan jalan nafas :
 L = Look/Lihat gerakan nafas atau pengembangan dada, adanya retraksi sela iga, warna
mukosa/kulit dan kesadaran
 L = Listen/Dengar aliran udara pernafasan
 F = Feel/Rasakan adanya aliran udara pernafasan dengan menggunakan pipi penolong.


pemeriksaan Look-Listen-Feel (LLF) dilakukan secara simultan tidak boleh lebih dari 5 detik. Cara ini
dilakukan untuk memeriksa jalan nafas dan pernafasan. Apabila dari hasil pemeriksaan tersebut adalah
tidak ada nafas, langkah yang perlu dilakukan adalah :
 Pijat jantung 30 kali (tanpa raba nadi carotis dulu)
 Gasping = Tidak ada nafas
Apabila ada nafas periksa apakah ada tanda-tanda nafas tambahan yang disebabkan oleh
adanya sumbatan pada jalan nafas, seperti :
- Mendengkur(snoring)
- Berkumur (gargling)
- Stridor (crowing)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar